MWC PAITON-Sepulang dari acara silaturrahim dan workshop yang digelar PWNU Jawa Timur di Surabaya, para sekretaris MWCNU se-PCNU Kraksaan merasa mendapatkan energi baru untuk kembali meningkatkan mutu pelayanan administrasi, arsip dan pengelolaan
Setidaknya ada dua hal penting yang didapat dari pelaksanaan workshop yang digagas oleh PWNU Jawa Timur ini, seperti yang disarikan oleh tim redaksi mwcnu Paiton dari sekretaris MWCNU Paiton, bapak Bashori Alwi yang mengikuti workshop di Surabaya tanggal 16 Nopember 2025 kemarin.
Adapun 2 hal penting yang akan menjadi pekerjaan rumah pengurus MWC dan Ranting, yaitu pendataan dan pengkaderan.
"Pertama kita ke depan akan melakukan pendataan warga dan aset NU," jelas pak Bashori, Senin (17/11/2025.
"Jadi pengurus ranting dan mwc punya tugas untuk memastikan dan mendata semua warga NU di daerah masing masing, mendata aset aset milik NU seperti masjid, musolla, madrasah, pesantren, rumah sakit, termasuk dokternya,".
"Nanti mungkin ada penjelasan teknis lebih lanjut," sambungnya.
"Yang kedua, kaderisasi, maksudnya pengurus NU perlu secara berkesinambungan melakukan kaderisasi pengurus, baik di tingkat ranting ataupun MWC dan seterusnya, jadi harus ada persiapan generasi baru kepengurusan, ini bukan seperti PDPKP itu, tapi murni memang di lapangan sudah kita libatkan banyak kader di kegiatan dan kepengurusan NU," tegas doktor Ilmu Falak ini kepada redaksi mwcnu Paiton. (ZA)