Langkah Nyata PRNU Sumberanyar: Hidupkan Tradisi, Bekali Warga Ilmu Pemulasaraan

MWC PAITON – Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama (PRNU) Sumberanyar, Paiton, kembali menunjukkan komitmennya dalam menjalankan program keumatan. Kegiatan pelatihan Tajhizul Jenazah (pemulasaraan jenazah) yang dilaksanakan di Desa Sumbernyar Paiton Pada Kamis, 18 Desember 2025, PRNU Sumberanyar yang bertempat di Masjid Al-Munawwaroh.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program rutin tahunan yang dicanangkan oleh pengurus ranting untuk memastikan warga NU memiliki pemahaman yang mendalam dan benar sesuai syariat dalam menangani jenazah. 

Acara yang berlangsung khidmat ini diikuti oleh puluhan peserta yang terdiri dari pengurus Muslimat NU, Fatayat NU, serta warga Desa Sumberanyar. Antusiasme peserta terlihat dari kehadiran mereka yang memenuhi serambi masjid sejak pagi hari. Hadir pula dalam acara tersebut jajaran pimpinan PRNU Sumberanyar, di antaranya Rais Syuriyah PRNU Sumberanyar, Ketua Tanfidziyah PRNU Sumberanyar Serta jajaran pengurus harian lainnya.

Pemateri dalam praktek Tajhizul Jenazah adalah Ustadz Sunalis, yang juga merupakan bagian dari jajaran Pengurus Ranting NU Sumberanyar. Dalam paparannya, beliau tidak hanya memberikan teori hukum fikih terkait pemulasaraan jenazah, tetapi juga mempraktikkan langsung tata cara memandikan hingga mengafani jenazah secara efisien dan sempurna.

"Pelatihan ini sangat penting agar ketika ada warga yang meninggal dunia, kita tidak bingung mencari petugas. Anggota Muslimat dan Fatayat harus siap menjadi garda terdepan dalam membantu tetangga atau keluarga sendiri sesuai tuntunan Ahlussunnah wal Jamaah An-Nahdiyah," ujar Ustadz Sunalis di sela-sela materinya.

Ketua Tanfidziyah PRNU Sumberanyar menyampaikan bahwa program ini sengaja dilaksanakan secara rutin setiap tahun. Tujuannya adalah untuk melakukan regenerasi tenaga pemulasaraan jenazah di tingkat desa, mengingat tugas ini adalah fardhu kifayah yang memerlukan ketelitian dan kesucian hati. 

Acara ditutup dengan doa bersama dan sesi tanya jawab interaktif mengenai kendala-kendala praktis yang sering ditemui di lapangan saat proses pemulasaraan jenazah.(jsr)