MWCNU Paiton Gelar Peringatan Nuzulul Qur’an dengan Santunan Anak Yatim

MWC PAITON - Dalam rangka memperingati Nuzulul Qur’an pada bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah, pengurus Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Paiton menggelar kegiatan sosial berupa pemberian bingkisan kepada anak-anak yatim. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Ahad, 8 Maret 2026, bertempat di Kantor MWCNU Paiton, dengan suasana khidmat dan penuh kebersamaan.

Kegiatan ini terselenggara melalui kerja sama antara MWCNU Paiton dengan PT. POMI, serta mendapat dukungan dari berbagai pihak, termasuk para pengurus MWCNU, simpatisan, dan masyarakat yang turut memberikan sumbangan. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Camat Paiton, para ketua ranting NU, serta kepala desa dari berbagai wilayah di Kecamatan Paiton.

Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 200 anak yatim menerima bingkisan santunan yang diserahkan secara langsung oleh jajaran pengurus MWCNU Paiton bersama perwakilan dari POMI dan para tamu undangan yang hadir.

Dalam sambutannya, Ketua Tanfidziyah MWCNU Paiton, H. Zainul Arifin, menyampaikan bahwa kegiatan santunan ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan sosial yang secara rutin dilaksanakan oleh MWCNU Paiton dalam beberapa bulan terakhir sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan.

Ia menjelaskan bahwa rangkaian kegiatan sosial tersebut telah dimulai sejak bulan Rajab melalui program santunan bagi para janda yang dilaksanakan bekerja sama dengan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS). Kemudian pada bulan Sya’ban, MWCNU Paiton juga melaksanakan kegiatan santunan bagi kaum dhuafa’ sebagai bentuk kepedulian sosial kepada masyarakat yang kurang mampu.

“Pada bulan Ramadhan ini, kami melanjutkan kegiatan tersebut dengan memberikan santunan kepada anak-anak yatim, sekaligus memperingati momentum Nuzulul Qur’an agar nilai-nilai kepedulian dan kebersamaan terus tumbuh di tengah masyarakat,” ujar H. Zainul Arifin.

Melalui kegiatan ini, MWCNU Paiton berharap semangat berbagi dan solidaritas sosial yang ditanamkan dalam momentum Ramadhan dapat terus berkembang di tengah masyarakat. Selain menjadi bentuk kepedulian terhadap anak-anak yatim, kegiatan ini juga diharapkan dapat mempererat hubungan antara organisasi keagamaan, pemerintah, dan masyarakat dalam membangun kehidupan sosial yang lebih harmonis dan berkeadaban.(MI7)